Siapa Kata Cina Malaysia Tolak Raja


KITA boleh menyekat kalimah Allah digunakan sebagai sebutan tuhan kepada agama lain tetapi kita tidak boleh menyekat mereka menggunakan” RAJA” sebagai Tok Pekkong untuk disembah bagi memohon limpahan rezki serta merta.

Ini adalah Tok Pekkong yang menarik; seorang “RAJA” bertengkolok yang memegang keris untuk disembayang yang saya rakamkan di Taman Permai  Bedong Kedah.

Dari  suatu segi “Tok Pekkong” ini  mungkin menunjukan bahawa di sebalik Malaysian Malaysia ,di hati kecil sebahagian orang Cina masih ada pendewaan terhadap kekeramatan  raja tetapi disuatu sudut yang lain pula ialah orang Cina sanggup untuk menyembah  apa sahaja demi untuk meterialisme.

Di Singapura mengadakan Tok Pekkong di tempat terbuka atau pun pembakaran colok  di  rumah rumah pangsa diharamkan kerana asapnya akan menggangu jiran kecuali gaharu eletrik tetapi di Malaysia orang boleh mendirikan Tok Pekkong dan  berhala  mini di mana sahaja  malah di tanah haram sehingga yang bermula dengan  haram kecil  menjadi  haram besar dan kemudiannya menjadi halal abadi  kerana kepentingan politik.

Di Singapura tidak ada kepentingan politik dalam agama kerana Menteri Mentornya,  Lee Kuan Yew sendiri tidak mahu  Tuhan campurtangan dalam politik.Fahamannya sama dengan Karpal Singh.

Dari dulu lagi pun orang Melayu tidak ambil kisah untuk orang Cina menjadikan tok tok  guru Islam yang dianggap” keramat”  sebagai Tok Pekkong  di pokok pokok besar  atau di mana mana sahaja yang mereka  rasa sesuai malah di kampung kampung  buah-buahan seperti limau dan apple yang dihidangkan untuk Tok Pekkong dicuri oleh anak anak Melayu Islam.

3000 selir untuk melayani kaisar cina

bila raja atau kaisar memiliki banyak selir. Maklum, selir menjadi bagian dari kehidupan lingkungan istana raja. Di China, di masa lalu, jumlah selir kaisar sangat banyak.

Bahkan ada kaisar yang punya selir hingga 3.000 orang. Kaisar yang paling banyak memiliki selir sebanyak itu adalah Kaisar Kanxi (1654-1722) dari Dinasti Qing.

perempuan cina yang mulus-mulus seperti ini jika dijadikan selir, alangkah indahnya hidup seorang kaisar yang di dampingi selir" secantik ini

"Kaisar kan hobinya beda-beda, ada yang suka berkuda, ada yang punya hobi lainnya," kata Wang, yang memandu saat mengunjungi Forbidden City di pusat kota Beijing, Kamis (10/11/2011).

Lalu bisakah kaisar bertemu atau berhubungan dengan semua selir? "Sepertinya juga tidak. Kaisar pilih mana yang dia suka," katanya. Andaikan saja, setiap hari kaisar bertemu satu orang selir saja, maka butuh sekitar delapan tahun tiga bulan baru bisa ketemu kembali selir yang sama.

Tetapi kaisar ini termasuk pemimpin yang memajukan China. Di bawah kepemimpinannnya, diperoleh kemajuan di berbagai bidang, termasuk kesejahteraan dan keamanan.

apa yang anda lakukan jika memiliki selir yang secantik dan semulus ini?

Di bagian belakang Forbidden City, persis di belakang tempat tinggal kaisar, terdapat taman yang dipenuhi pepohonan pinus dan bebatuan yang terpahat secara alami. Di taman itulah, kaisar bersama keluarganya bersantai, tentu juga tempat bermain anak-anak kaisar.

Forbidden City memiliki luas sekitar 72 hektar, dengan bangunan yang berlapis-lapis sehingga membentengi kediaman kaisar yang berada di bagian belakang.
 
Kompleks istana itu dibangun tahu 1406 di zaman Dinasti Ming selama 15 tahun, yang juga dilanjutkan oleh Dinasti Qing. Setiap hari dikunjungi 40.000 wisatawan dari berbagai belahan bumi. Pada masa puncak liburan jumlah pelancong bisa mencapai 90.000 orang per hari. Tiket masuknya 60 Yuan atau kira-kira Rp 84.000 per orang